Kumpulan Tips Wisata Lombok Yang Menyenangkan

Wisata Unik Lombok di Desa Penenun Songket

Wisata unik Lombok dapat menjadi alternatif tempat wisata yang dikunjungi saat tengah berada di Pulau Lombok. Wisata unik ini juga memiliki daya tarik tersendiri yang tak kalah dibanding wisata alam Lombok. Berlibur ke Pulau Lombok biasanya tak akan lengkap tanpa mengunjungi pantai serta gilinya yang terkenal. Namun selain kedua wisata alam tersebut, Anda juga bisa mengunjungi wisata lain yang tak kalah menakjubkan. Termasuk di antaranya adalah wisata unik Lombok yaitu desa wisata. Wisata ini cocok bagi Anda yang gemar melihat langsung kehidupan masyarakat pribumi di suatu daerah serta membaur dengan mereka. Desa wisata di Lombok juga menyuguhkan kehidupan asli masyarakat Suku Sasak sebagai pribumi Lombok serta budaya dan mata pencaharian mereka. Salah satu dari beberapa desa wisata yang sayang untuk dilewatkan adalah Desa Sukarara.

Belajar Menenun di Wisata Unik Lombok Desa Sukarara

Desa Sukarara

Desa Sukarara

Apa yang menjadikan Desa Sukarara sebagai wisata Lombok? Jawabnya adalah karena di sini, pengunjung akan dapat melihat kain tenun khas Lombok beserta cara pembuatannya secara langsung. Desa Sukarara termasuk dalam salah satu dari tiga desa sadar wisata di Lombok, selain Desa Sade serta Desa Banyumulek. Lokasinya ada di Kabupaten Lombok Tengah. Waktu tempuh menuju Desa Sukarara sekitar dua puluh menit dari bandara internasional Lombok. Sukarara terutama terkenal akan kerajinan tenunnya yang dibuat secara tradisional, atau biasa disebut sebagai songket. Desa ini terbilang kecil namun pemandangannya sangat indah dan memanjakan mata. Sebagian besar kaum wanita di wisata unik Lombok Desa Sukarara memiliki mata pencaharian sebagai penenun. Bahkan sejak anak-anak, orangtua telah mengajarkan serta mewariskan kerajinan tenun ini pada anak perempuannya. Inilah yang membuat kerajinan tenun di Desa Sukarara tetap lestari hingga sekarang. Desa Sukarara sendiri terdiri dari beberapa dusun, di antaranya adalah Dusun Belong Lauk serta Dusun Belong Daye. Di tiap dusun, kaum perempuannya wajib dapat menenun, yang dalam bahasa Sasak disebut sebagai nyesek. Kemahiran ini wajib dimiliki sebagai salah satu syarat pernikahan. Hasil tenunan khas Desa Sukarara ialah sarung songket. Sarung ini akan digunakan saat upacara adat, misalnya begawe beleq atau pesat besar.

Songket Sebagai Daya Tarik Utama Wisata Unik Lombok Desa Sukarara

wisata unik Lombok

Kain songket

Kain tenun Desa Sukarara telah menjadikannya sebagai wisata unik Lombok yang menarik tidak hanya untuk wisatawan lokal namun juga mancanegara. Sepanjang jalan desa dipenuhi toko-toko yang menjual hasil tenunan serta memperlihatkan proses pembuatannya. Proses pembuatan ini akan diperagakan oleh wanita desa dengan pakaian khas lambung. Ciri khas dari tenunan Desa Sukarara ialah pemakaian benang emas pada tenunannya. Kain tenun sendiri buat menggunakan tenik menambah benang pakan dengan menyisipkan benang warna emas atau perak di atas benang lungsi. Terdapat pula beberapa kain yang ditambah manik-manik, uang logam atau kerang. Pembuatan kain melalui cara klasik ini juga dimulai dari mempersiapkan pembuatan benang dan juga pembuatan zat warna. Pembuatan benang di Desa Sukarara juga dilakukan secara tradisional. Caranya adalah dengan menggunakan alat pemberat yang diputar-putar menggunakan jari-jari tangan. Pemberat yang berbentuk seperti gasing ini terbuat dari terakota atau kayu. Bahan ini akan membuat benang selain kulit kayu, kapas, serta nanas, serat pisang, daun palem dan lain-lain. Sementara untuk pembuatan zat warnanya sendiri terdiri dari warna merah serta biru. Warna biru didapat dari indigo atau mengkudu. Ada pula pewarna yang berasal dari kesumba atau sono keling. Cara tradisional dalam membuat kain inilah yang menjadikannya sebagai wisata unik Lombok yang wajib untuk dikunjungi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: